News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SUBSCRIBE INMAGELANG

Roro Mendut Wanita Perokok Dengan Kisah Mengharukan

Roro Mendut Wanita Perokok Dengan Kisah Mengharukan

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜


inmaWOW
, inMagelang.com - Roro Mendut hidup pada abad ke-17 atau kurang lebih di tahun 1600-an kala Zaman Kesultanan Mataram. Ketika itu, kerajaan yang saat ini bernama Kraton Yogyakarta itu menguasai nyaris semua wilayah di Tanah Jawa.

Guna untuk memperluas wilayah, daerah-daerah di pesisir utara Jawa pun dirambah. Salah satunya adalah wilayah yang begitu ingin dikuasai Kadipaten Pesantenan yang saat ini bernama Kabupaten Pati, masuk pada wilayah Propinsi Jawa Tengah saat ini.

Pada tugas itu diutuslah seorang panglima tangguh berpangkat Tumenggung bernama Wiroguno untuk berperang menguasai Kadipaten Pesantenan.

Kadipaten Peasntenan itu bukanlah wilayah yang memiliki kekuatan perang hebat sehingga tidak butuh waktu yang lama untuk Tumenggung Wiroguno menguasai wilayah itu. Hanya hitungan minggu, Pati sudah berhasil dikuasai oleh Tumenggung Wiroguno.

RORO MENDUT DI BAWA KE ISTANA

Cerita Haru Roro Mendut

Sebagai tanda takluknya Pesantenan, Adipati setempat menyerahkan upeti berupa harta benda kepada Mataram berikut juga menyerahkan putri angkatnya yang cantik luar biasa bernama Roro mendut.

Gadis cantik itu adalah kelahiran Desa Trembagi Pati yang sudah sejak kecil diasuh oleh Sang Adipati Pesantenan.

Diboyonglah Roro Mendut ke Mataram & Harta benda yang lain. Di Mataram, Roro Mendut hidup di lingkungan Istana. Rencananya gadis jelita ini bakal dipersunting sendiri oleh Wiroguno jika usianya sudah matang.

Akan tetapi ternyata hasrat Sang Tumenggung bertepuk sebelah tangan. Roro Mendut tidak mau dipersunting oleh Tumenggung Wiroguno, karena ia sudah punya kekasih bernama Pronocitro seorang pemuda tampan yang tinggal di daerah asalnya.

MENEMUI SANG KEKASIH & BERJUALAN ROKOK

Cerita Haru Roro Mendut

Secara diam-diam Pronocitro menyusul Roro Mendut ke Mataram. Sesampainya di wilayah yang saat ini bernama Yogya itu Pronocitro menyamar menjadi pekatik yang mana dalam bahasa Jawa berarti perawat kuda-kuda prajurit.

Mendengar jika kekasihnya menyusul ke Mataram, Roro Mendut pun meminta kepada Tumenggung Wiroguno agar dirinya diperbolehkan hidup di luar lingkungan kraton yang selama itu membelenggunya.

Dipilihlah daerah kawasan Sendangtirto Berbah Sleman yang jaraknya sekitar 25 km sebelah timur pusat pemerintahan supaya ia tetap bisa selalu bertemu dengan Pronocitro tanpa diketahui oleh pihak istana.

Selama di pengasingannya, Roro Mendut tidak pernah diawat oleh Wiroguno. Untuk menyambung hidup, gadis cantik ini mencari uang dengan cara berjualan rokok lintingan yaitu rokok yang dibuat dengan cara tradisional dari gulungan kulit jagung yang diisi dengan tembakau.

Ketika itu, Rokok yang dipasarkan oleh Roro Mendut begitu laris untuk kalangan prajurit karena rokok tersebut proses akhir penggulungannya selalu direkatkan dengan cara dijilat terlebih dahulu mempergunakan lidah sang gadis cantik. 

Terlebih lagi, kepada setiap pembelinya Roro Mendut yang pertam akali menghidupkan rokok sekaligus menghisapkannya. Kabarnya Rokok bekas bibir Roro Mendut itu lebih nikmat dan segar rasanya kala dihisap.

HUBUNGAN DENGAN KEKASIHNYA TERBONGKAR

Ilustrasi Cerita Haru Roro Mendut

Cukup lama sekali Roro Mendut menjalin hubungan secara diam-diam dengan Pronocitro kekasihnya dengan cara penyamaran yang sedemikian rupa. Akan tetapi akhirnya perjalanan cinta sejoli yang sedang dimabuk asmara itu terendus juga oleh Wiroguno. Pada suatu hari Tumenggung Wiroguno berhasil menangkap basah mereka sedang berduaan.

Wiroguno naik pitam menyaksikan hal itu. Langsung dicabutlah keris miliknya dan menghujamkan pusaka itu ke tubuh Pronocitro.

Pasnagan yang sedang memadu kasih itu pun sangat terkejut. Melihat Pronocitro diserang maka segeralah Roro Mendut membalikkan badannya seolah menutupi dan menjadi perisai tubuh kekasihnya.

Keris Wiroguno akhirnya tepat menusuk punggung Roro Mendut. Akan tetapi sayang keris itupun juga akhirnya yang tembus hingga menusuk ke dada Pronocitro, tewaslah sepasang kekasih itu secara bersama-sama. Roro Mendut tewas dengan memeluk kekasihnya, Pronocitro.

Roro Mendut dan Pronocitro dikuburkan dalam satu liang lahat dalam keadaan masih berpelukan erat. Romeo and Juliet tanah Jawa ini kabarnya dimakamkan di tempat dimana kejadian pilu itu terjadi.

Tags