News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SUBSCRIBE INMAGELANG

Pemkab Magelang Kami Hanya Dapat Pajak Parkir & Hiburan Dari Candi Borobudur

Pemkab Magelang Kami Hanya Dapat Pajak Parkir & Hiburan Dari Candi Borobudur

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜


Magelang Hari Ini
, inMagelang.com - Sekretaris Daerah Kabupaten Magelng Adi Waryanto mengungkapkan pemda setempat hanya mendapatkan pajak parkir dan pajak hiburan dari Candi Borobudur.

Hal itu disampaikan pada Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) RI, Muhajir Effendy ketika melakukan kunjungan kerja di kawasan Borobudur, Rabo 17 Februari 2021.

Adi Waryanto menjelaskan, sesuai dengan UU 25 Tahun 2009, daerah yang memiliki kewenangan untuk mengambil pajak yang terkait dengan Kawasan Borobudur. Ada 2 Pajak yang bisa diambil sesuai dengan kewenangan yaitu pajak parkir dan pajak hiburan.

"Pajak parkir tidak begitu besar untuk kawasan Borobudur lantaran presentasinya kecil. Kemudian yang kedua kita juga mendapatkan pajak hiburan jika di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB) ada kegiatan hiburan, namun jika tidak ada maka tidak mendapat pajak," jelas Adi.

Adi mengungkapkan, yang rutin dari pajak hiburan di TWCB adalah permainan gajah. Meski begitu, presentasenya dirasa kecil. Sementara pajak hiburan yang cukup besar adalah ketika PT TWCB mengadakan Show, salah satunya konser bertaraf internasional dengan mengundang artis internasional sepert halnya Maria Carey pada beberapa waktu yang lalu.

Sementara untuk pendapatan di Karcis atau tiket masuk di kawasan TWCB tidak masuk dalam pajak daerah, yang sebenarnya berpotensi bisa memberikan kontribusi besar.

"Barangkali ke depan, lewat Bapak Menteri PMK ada regulasi yang nantinya bisa memberikan sisi kontribusi positif untuk pendapatan daerah yang juga masuk dalam bina lingkungan di desa-desa area Borobudur," harapnya

Menanggapi hal itu, Direktur Utama PT Taman Wisata Candi Borobudur Prambanan & Ratu Boko, Edy Setijono mengucapkan BUMN itu taat kepada peraturan perundangan yang berlaku.

"Jadi yang kami jalankan itu berdasarkan aturan yang ada. Jika memang nanti ada aturan (regulasi baru mengenai pajak daerah) maka kami pastikan bakal menjalankannya," Ucap Edy Setijono.

Tags