News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SUBSCRIBE INMAGELANG

Pemegang Saham Telkomsel Di Bobol Hacker, 129 Ribu Data Pribadi Ludes

Pemegang Saham Telkomsel Di Bobol Hacker, 129 Ribu Data Pribadi Ludes

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜


Berita
, inMagelang.com - Singapore Telecommunications (singtel), pemegang 35% saham Telkomsel, mengalami peretasan yang membuat sebanyak 129 Ribu data pribadi pelanggan, seperti Nama, No KTP, tempat tanggal lahir, nomer ponsel dan juga alamat rumah semuanya dicuri.

Pada pernyataan resminya, seperti dilansir CNA, pada hari Kamis 18 Februari 2021, Singtel mengaku sudah menginformasikan hal itu kepada Accellion, vender pihak ketiga, bahwa sistem berbagi dokumen atau FTA sudah mendapatkan serangan ilegal oleh Hacker tidak dikenali.

Sebagai informasi, FTA merupakan sistem mandiri yang dipergunakan untuk berbagi informasi secara internal dan dengan pemangku kepentingan eksternal. "Accellion sudah menginformasikan jika kejadian itu merupakan bagian dari serangan siber bersama yang lebih luas kepada pengguna sistem berbagi dokumen mereka," ungkap Singtel

Mereka melanjutkan jika informasi pelanggan mungkin sudah disusupi hacker. Dengan begitu, prioritasnya kini adalah bekerja secara langsung dengan pelanggan dan pemangku kepentingan yang data pribadinya mungkin sudah disusupi peretas supaya mereka tetap didukung dan membantu mereka dalam mengelola risiko apa saja.

"Kami bakal menghubungi mereka secepat mungkin, kami mengindentifikasi file mana yang relevan dengan mereka yang diakses secara ilegal. Informasi yang bisa kami dapat dokumen dari 23 perusahaan, termasuk pemasuk, mitra dan pelanggan korporat, juga dicuri hacker," jelas Singtel

Sementara itu, Yuen Kuan Moon, kepala Eksekutif Grup Singtel, mengaku menyesal akan apa yang terjadi di perusahaannya. ia pun meminta maaf kepada pelanggan yang sudah terkena dampak peretasan.

"Meskipun pencurian data pribadi ini dilakukan oleh pihak yang tidak diketahui, akan tetapi saya sangat menyesal hal ini bisa terjadi dan sudah mengecewakan pemangku kepentingan. Saya juga meminta maaf kepada semua pelanggan yang terkena dampak," tegas Yuen.

Ia juga berjanji untuk transparan dalam memberikan informasi setiap harinya. "Kami melakukan yang terbaik untuk menjaga pelanggan kami agar tetap didukung dalam memitigasi potensi risiko," tuturnya

Yuen menambahkan jika sebagian besar data pribadi pelanggan bocor, dimana hal itu termasuk informasi internal yang tidak sensitif, seperti data pengujian, laporan, log data dan email.

Tags