News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SUBSCRIBE INMAGELANG

Pembunuh Terapis Wanita Di Mojokerto Tertangkap, Sempat Kabur Tanpa Busana, Lihat Fotonya

Pembunuh Terapis Wanita Di Mojokerto Tertangkap, Sempat Kabur Tanpa Busana, Lihat Fotonya

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜


Berita
, inMagelang.com - Tim dari Polresta Mojokerto, Jawa Timur berhasil menangkap MI, tersangka pembunuhan terhadap wanita bernama Ambarwati alias Santi seorang terapis pijat, kejadian itu terjadi pada 4 Februari 2021.

Polresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi mengucapkan jika tersangka MI ditangkap di tempat persembunyiannya di Magetan, pada hari Kamis 18 Februari 2021 pada Pukul 17.00 WIB.

"Tersangka diringkus di Desa atau Kecamatan Takeran, Magetan pada hari Kamis," ucap AKBP Deddy di Mojokerto, pada hari Jumat 19 Februari 2021.

MI yang berupaya kabur ketika ditangkap terpaksa diberikan tindakan tegas pada bagian kakinya.

"Tersangka sudah berkeluarga, namun dua bulan sudah pisah ranjang dengan istrinya. Dia tidak memiliki pekerjaan tetap," jelas Deddy.

Pada kasus ini petugas menyita beberapa barang bukti, yaitu kemeja lengan pendek warna biru, celana jins hitam dan juga sepatu milik tersangka.

Pakaian yang dikenakan itu diketahui oleh polisi digunakan pada lokasi kejadian. Sebab, MI kala itu langsung kabur tanpa menggunakan busana.


"Kami juga menyita golok yang dipergunakan sebagai senjata untuk membunuh korban, dan juga helm dan sepeda motor milik tersangka," jelasnya.

Berdasarkan dari hasil interogasi, senjata tajam berupa golok sudah disiapkan oleh tersangka dan disimpan pada tas punggung.

"Senjata tajam itu disiapkan untuk membunuh korban," ucap AKBP Deddy.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Mojokerto AKP RAhmawati Laila menjelaskan, kala ditangkap, pelaku sembunyi di rumah teman masa kecil ibunya di kabupaten Magetan.

"Orang tua tersangka menitipkannya ke teman masa kecil ibunya yang bekerja di Magetan," ucap Rahmawati.

Karena kelakuannya itu, tersangka akan dijerat pada pasal 340 KUHP mengenai pembunuhan berencana dan 351 KUHP mengenai penyaniayaan dengan ancaman hukuman seumur hidup dan ancaman hukuman mati.

Diberitakan sebelumnya jika pembunuhan itu terjadi pada 4 Februari 2021 sekitar pukul 11.00 WIB, di rumah Pijat berkah, Desa Mirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Ketika kejadian itu terjadi, korban tewas di lokasi karena luka tusuk benda tajam pada bagian leher. Sedangkan seorang terapis yang lain mengalami luka bacok.

Tags