News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SUBSCRIBE INMAGELANG

NEWS : Pemkab Magelang Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Merapi

NEWS : Pemkab Magelang Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Merapi

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜


Magelang Hari Ini
, inMagelang.com - Status aktivitas merapi sampai dengan pertengahan bulan Februari 2021 ini masih ada di level II atau Siaga. Maka dari itu status Tanggap Darurat bencana Gunung Merapi di Kabupaten Magelang masih kembali lagi diperpanjang.

Hal itu dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. yaitu tertuang pada Surat keputusan (SK) Bupati Magelang Nomor : 180/182/38/KEP/46/2021.

"Untuk status tanggap darurat bencana Gunung Merapi diperpanjang mulai pada 15 Februari 2021," tulis Bupati Magelang Zaenal Arifin, pada SK yang ditandatangani pada 11 Februari 2021.

Untuk masa tanggap darurat kali ini beda dari yang sebelumnya. Yaitu dituliskan untuk waktu atau tempo yang lama masa tanggap darurat hingga dengan terjadinya perubahan aktivtas merapi yang signifikan.

"Pemerintah daerah dan Masyarakat segera mengambil langkah-langkah siaga darurat bencana Gunung Merapi sesuai dengan peraturan UU," tulis pada poin keputusan kedua.

Untuk poin ketiga keputusan SK itu mengenai biaya. Dimana semua dibebankan kepada pemerintah.

"Semua biaya yang timbul atas dari akibat ditetapkannya keputusan Bupati ini dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah Kabupaten Magelang, anggaran pendapatan dan belanja derah Provinsi Jawa Tengah, Anggaran pendapatan dan belanja negara & sumber dana yang lain yang sah dan tidak mengikat," tulisnya

Dituliskan, Analisis morfologi area puncak berdasarkan foto dari sektor barat daya tanggal 11 Februari terhadap 4 Februari 2021. Yaitu memperlihatkan adanya perubahan morfologi area puncak lantaran aktivitas guguran.

Pada tanggal 11 Februari 2021 volume kubah lava 2021 di tebing barat daya terukur sebesar 295.000 m3 dengan laju pertumbuhan sebesar 48.900 m3/hari.

Kubah Lava yang ada di bawah belum bisa terlihat pertumbuhannya lantaran kendala cuaca.

Sementara intensitas kegempaan pada hari minggu ini lebih tinggi dibanding dengan minggu lalu.

Untuk Deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan mempergunakan EDM dan GPS di hari minggu ini tidak memperlihatkan adanya perubahan yang signifikan.

Tags