News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kerjaan Ini Dibayar Rp. 2 Miliar, Apakah Kamu Mau?

Kerjaan Ini Dibayar Rp. 2 Miliar, Apakah Kamu Mau?

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜
Karyawan Pencium Bau Ketek ( Sumber Gambar )
InMagelang.com, Berita - Punya gaji atau penghasilan yang sangat besar tentu saja merupakan impian semua orang. Berbagai tambahan pekerjaan kerap dilakukan oleh seseorang untuk menambah pemasukan mereka.

Rupanya, perusahaan pembuat deodoran ini rela memberikan gaji sampai sebesar Rp. 2 Miliar untuk setiap tahunnya bagi karyawannya yang ditugaskan untuk mencium bau ketiak.

Tujuan dari di adakannya karyawan pada bagian ini, untuk menciptakan deodoran yang tepat untuk bermacam-macam bau badan manusia. Sehingga, satu tipe deodoran bisa menghilangkan bau badan.

bau yang dihirup oleh karyawan itu nantinya bakal dijelaskan kepada para peneliti agar bisa meracik takaran untuk membuat deodoran.


View this post on Instagram

Selama ini jenis pekerjaan yang kita ketahui umumnya tak jauh-jauh dari wirausaha, guru, insinyur, dokter, dan pegawai negeri. Namun, tahukah kamu, ternyata di luar sana ada lho pekerjaan yang nyeleneh dan bahkan menggelikan. ⠀ Pencium ketiak dan kaki adalah salah satunya. Ya, meski terdengar aneh, nyatanya pekerjaan jenis ini memang benar-benar ada. Menariknya, meski terdengar sepele, rupanya tak setiap orang dapat melakoni pekerjaan ini. ⠀ profesi ini tak sekadar menuntut pekerjanya asal mencium ketiak dan kaki. Lebih dari itu, mereka sebetulnya tengah menguji deodoran. ⠀ Untuk itu, gaji yang ditawarkan pun terbilang fantastis. Per tahunnya, para penguji deodoran ini setidaknya bisa mendapatkan USD 2 juta atau sekitar Rp 28 miliar. Itu berarti dalam sebulannya, masing-masing dari mereka akan menerima sekitar Rp 2,3 miliar. ⠀ Pertanyaannya kemudian, lalu bagaimana cara atau prosedur pengujian deodoran ini? Nah, biasanya produsen akan mengirimkan 10 produk deodoran dengan kekuatan dan konsentrasi yang berbeda. ⠀ Selanjutnya, tim peneliti pun akan menggunakan kertas berbentuk kerucut dan menempelkannya pada kulit subjek yang telah dioleskan deodoran. Setelah itu, para peneliti pun akan mengendus bau tersebut dan mencatat temuannya dengan skala antara 0 sampai 10. ⠀ Lucunya, jika sedang apes para peneliti tersebut bisa mendapatkan orang dengan bau badan yang sungguh tidak mengenakan. ⠀ Sumber : brilio.net ======================
A post shared by INFO DUNIA . ID 🌐 (@infodunia.id) on

Informasi yang diunggah oleh akun Instagram @infodunia.id itu pun sontak saja langsung dibanjiri komentar dari para warganet.

Gimana gaes menurut kalian, kira-kira jika pekerjaan ini di Indonesia ada apakah banyak peminatnya ya?

Tags