News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Si Jenius Penemu Parasut & Pesawat Layang

Si Jenius Penemu Parasut & Pesawat Layang

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜
Si Jenius Penemu Parasut & Pesawat Layang
InMagelang.com, Sosok - Tidak banyak yang tahu bahwa jauh sebelum Wright bersaudara berhasil membuat pesawat ternyata ada seorang ilmuwan musim yang telah mempelopori upaya tersebut. Yam pada 875 Masehi, Abbas ibn Firnas atau yang lain dikenal dengan nama Ibnu Firnas sudah merancang model pesawat terbang dengan menempatkan bulu pada sebuah bingkai kayu. Prototipe rancangan Ibnu Firnas ini adalah rekaman dokmentasi mengenai pesawat terbang layang yang pertama di dunia.

Ibunu Firnas adalah salah seorang ilmuwan muslim yang sempat merasakan kegemilangan Islam di tanah Eropa, lebih tepatnya di kawasan Andalusia ( kini menjadi wilayah Spanyol) di mana peradaban Islam mencapai puncak kejayaannya di segala bidang, termasuk dalam hal ilmu pengetahuan. Sosok jenius bernama lengkap Abbas Qaim Ibnu Firnas ini dilahirkan pada 810 M, di Izn-Rand Onda, Al Andalus (sekarang menjadi wilayah Ronda, Malaga, di Spanyol). Menjelang dewasa, Ibnu Firnas pindah ke wilayah Cordova (Cordoba).

Selain dikenal sebagai seorang penemu, Ibu Firnas juga berprofesi sebagai insyinyu, penerbang, dokter, penyair, dan musisi. Oleh para ilmuwan Barat,Ibnu Firnas lebih Familiar dengan panggilan Armen Firnas.

Ibnu Firnas hidup ketika Andalusia berada di bawh pemerintahan Kekhalifahan Umayyah yang berkuasa pada periode 756 sampai dengan 1031 M. Pada 852 M, di bawah kepemimpinan khalifah baru, Abdul Rahman II, Ibnu Firnah mengumumkan maklumat yang membuat geger warga Cordova. Ia menyatakan ingin melakukan uji coba terbang dengan memakai “sayap”, lebih tepatnyya jubah tanpa lengan yang dipasangkan di badannya dari menara Masjid Mezquita.

Meskipun mendapat cibiran dan sejumlah perasan khawatir yang dialamatkan kepadanya, Ibnu Firnas tetap melakukan percobaan terbang utu dengan penuh percaya diri. Kendati mengalami sedikit luka ringan,  ternyata Ibnu Firnas berhasil.

Peralatan yang digunakan oleh Ibnu Firnas pada uji coba  terbangnya inilah yang menjadi cikal bakal parasut, bahkan boleh dibilang sebgai parasut pertama yang pernah diciptakan oleh manusia. Selain itu, Ibnu Firnas juga telah berhasil mewujudkan konsep pertama pesawat terbang.

Uji cobanya yang menampakkan hasil memantik Ibnu Firnass untuk lebih serius menyntuki penemuannya itu, ia pun mengadakan serangkaian riset untuk mengembangkan konsep dan teori demi mewujudkan impian bahwa manusia pun mampu terbang di angkasa seperti burung-burung di langit.

Ibnu Firnas melakukan penelitian berdasar gejala dan fenomena alam yang ditemuainya. Ia berpikir keras, mengapa burung bisa terbang sementara manusia tidak? Terinspirasi dari sayap burung itulah Ibnu Firnas akhirnya berhasul menciptakan prototipepesawat layang.

Setelah merasa mantap dan yakin bahwa hasil risetnya bisa segera dipraktekkan, Ibnu Firnas sekali lagi mengabarkan bahwa ia akan melakukan uji coba terbang untuk kedua kalinya. Dengan mempertunjukkan model pesawt layang buatannya, Ibnu Firnas mengundang segenap warga Cirdova untuk menyaksikan aksi terbangnya.

Penduduk kita yang sangat penasaran kemdian berkumpul di sekitar sebuah menara yang akan digunakan sebagai lokasi tinggal landas oleh Ibnu Firnas dan pesawat layangnya. Ia kan melayang dari puncak menara uang digunakannya sebagai titik luncur.

Namun, apes baginya. Cara meluncurnya ternyata kurang sempurna. Akibatnya, Ibnu Firnas terpuruk mencium bumi bersama pesawat layangnya dan menderita cedera yang cukup parah. Insiden tersebut membuatnya tidak bisa lagi melakukan ujicoba lanjutan. Akan tetapi, Ibnu Firnas bagaimanapun juga telah berhasil merancang konsep pesawat layang yang akan sangat berguna bagi pengembang pesawat kelak di masa-masa selanjutnya.

Cedera ounggung yang parah itu memaksa Ibnu Firnas terpaksa memusatkan diri di laboratorium untuk melalukan serangkaian penelitian lainnya, termasuk mempelajari gejala alam. Ia tertarik dengan, misalnya, proses terjadinya halilintar dan killat, selain meneliti juga tentang hal-hal lainnya.

Kekhusukan Ibnu Firnas di ruang laboratoriumnya ternyata membuahkan banyak hail. Ia sukses mengembangkan formula untuk membuat gelas dan kristal, juga berhasil menciptakan jam air, dan beberapa penemuan baru lainnya.

Selain itu,  Ibnu Firnas juga dikenal pula sebagai penemu rangkaian rantai yang menunjukkan peredaran benda-benda langit di tata surya. Tepat pada tahun 888 M, akibat luka di punggungnya yang semakin parah, Ibnu Firnas akhirnya meninggal dunia.

Tags