News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Nggak Mau Ditilang, Anak SMA Di Medan Minta Sila ke-5 Pancasila Ditegakkan

Nggak Mau Ditilang, Anak SMA Di Medan Minta Sila ke-5 Pancasila Ditegakkan

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜
Anak SMA Di Medan Tidak Mau Ditilang ( Sumber gambar @facebook )
InMagelang.com, Berita - Seorang anak SMA yang ada di medan mendadak viral lantaran aksinya yang menolak untuk ditilang oleh polisi yang sedang melakukan operasi ketertiban lalu lintas. Ia terlihat begitu kesal hingga menuntut sila ke-5 Pancasila untuk ditegakkan.

Hal ini diketahui dari unggahan video Romansa Sopir Truck di Facebook. Video berdurasi kurang lebih 3 menitan itu memperlihatkan anak SMA yang menolak untuk ditilang, hanya karena tidak mempergunakan helm SNI (Standar Nasional Indonesia).

Seperti yang kita semua ketahui sila ke-5 Pancasila berbunyi 'Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia', dan anak SMA yang ada di Medan yang mempergunakan jaket berwarna merah itu pun menuntut keadilan.

Dari awal video itu, terlihat anak SMA itu terus menerus berteriak lantaran merasa polisi tidak memperlakukan dirinya dengan adil.

"Yang saya mau, keadilan ditegakkan," ucapnya berteriak sambil menolak untuk dirangkul oleh petugas kepolisian yang sedang bertugas.

Anak SMA Di Medan Tidak Mau Ditilang ( Sumber gambar @facebook )

Katanya "Pajak motor mati tidak ditilang, tidak pakai helm tidak ditilang. Saya mau sekolah malah kena tilang, alasannya 'helm kamu tidak SNI'," sambil memperlihatkan helm half-face yang dipergunakan kepada Polisi.

"... Kita ini sama, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia... Kenapa tidak ada keadilan untuk saya?" ucapnya sambil membentak petugas kepolisian.


Lebih lanjut, pada caption video itu, diketahui kejadian terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Simpang Avros, Medan.

Emosi anak SMA itu pun semakin menjadi-jadi usai pemotor tanpa helm lewat begitu saja dan tidak mendapatkan tindakan dari petugas kepolisian.

Aksi anak SMA di Medan itu pun lantas menjadi viral dan banyak dihujani komentar dari warganet. Video itu kini sudah ditonton ribuan warganet dan mendapatkan ribuan komentar baik yang pro ataupun kontra.

Tags