News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jenis Cacing Yang Punya Kemampuan Luar Biasa

Jenis Cacing Yang Punya Kemampuan Luar Biasa

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜
Cacing Pemakan Tulang ( Sumber Gambar )
InMagelang.com - Cacing adalah hewan yang bertumbuh panjang yang sering sekali dipandang remeh oleh manusia karena ukurannya yang kecil. Akan tetapi meskipun ukurannya kecil, cacing punya begitu banyak hal luar biasa yang sebelumnya tidak diketahui oleh manusia.

Sebagian di antara mereka bahkan sengaja diteliti karena dirasa bisa menjadi solusi atas masalah yang sedang menimpa manusia. Dan berikut ini ada beberapa contoh cacing yang memiliki kemampuan yang luar biasa.

CACING PEMAKAN TULANG

Tulang dikenal merupakan bagian paling keras dari tubuh mahkluk hidup. Maka dari itu, setiap kali seekor hewan pemangsa berhasil mendapatkan korbannya, ia hanya memakan dagingnya saja dan membiarkan tulangnya begitu saja. Akan tetapi hal itu tidak berlaku untuk cacing yang satu ini. Karena cacing ini justru menjadikan tulang sebagai makanannya.

Cacing Pemakan Tulang ( Sumber Gambar )

Cacing pemakan tulang ini ditemukan untuk pertama kalinya di pantai California, Amerika Serikat pada tahun 2002. Cacing ini juga dijuluki dengan nama Cacing Zombie.

Saat cacing-cacing berkerumun di tulang, maka cacing-cacing ini akan menciptakan lubang-lubang pada tulang yang akan dimangsanya. Dan keunikan dari cacing ini tidak hanya sampai disini saja, cacing ini juga rupanya tidak mempunyai gigi ataupun saluran pencernaan.

Jika tak punya gigi dan juga sistem pencernaan lantas bagian tubuh mana yang dipergunakan cacing untuk menggerogoti tulang. Padahalkan tulang begitu keras?

Dan jawabannya adalah cacing ini memakan tulang bukan dengan menggerogotinya, melainkan dengan cara melarutkan tulang tersebut secara perlahan-lahan dengan menggunakan cairan asam. Ketika hendak memakan tulang, cacing bakal terlebih dahulu menempel pada tulang, kemudian mengeluarkan cairan asam dari kulitnya.

Dan saat tulang mulai mengalami pengeroposan, cacing akan menyerap senyawa tulang tadi. Proses dimana cacing ini memakan tulang serupa dengan cara sel osteoklas dalam merombak tulang.

Sekedar untuk diketahui bahwa di dalam tulang makhluk hidup termasuk juga manusia, ada 2 sel utama yang mempunyai peran pada pertumbuhan tulang, yaitu osteoklas dan osteoblas. Jika osteoklas mempunyai peran untuk menghancurkan tulang, maka osteoblas punya peran untuk membangun tulang. Berkat kerja sama antara keduanya, tulang manusia ini jadi tidak terlampau rapuh ataupun terlampau besar.

CACING PANDAI BERSEMBUNYI DALAM GELAP


Cacing hati atau yang punya nama Dicrocoelium dendriticum merupakan nama dari cacing pipih yang punya pola hidup parasit. Cacing yang hidup sebagai parasit ini memang sudah lama diketahui oleh manusia. Akan tetapi apa yang menjadikan cacing hati itu cukup istimewa, yaitu adalah sepanjang hidupnya, cacing ini bisa punya banyak inang sekaligus.

Siklus hidup cacing ini berawal ketika sapi yang terinfeksi cacing hati mengeluarkan tinja yang mengandung telur cacing hati. Ketika ada siput yang tertarik akan tinja itu dan memakannya, telur-telur cacing pun masuk dan kemudian menetes di dalam usus siput.

Ketika siput membuang kotorannya, larva cacing itu bakal ikut terbawa keluar dengan tinja. Dan tinja itu kemudian bakal dikonsumsi oleh semut dan larva cacing bakal ikut terbawa masuk ke dalam tubuh semut. Ketika ada di dalam tubuh semut inilah, cacing hati kembali memperlihatkan keunikannya yang bisa dibilang mengerikan.

Begitu ada di dalam tubuh semut, cacing hati ini bakal bergerak ke otak semut dan menusuk bagian otak yang mengendalikan cara berjalan semut. Sebagai akibatnya, semut pun dipaksa untuk segera bergerak ke rerumputan dan menggigit helai rumput yang ada di sana. Rumput itu kemudian bakal dimakan oleh sapi sehingga cacing hati bisa masuk ke dalam tubuh sapi, dan siklus hidupnya terus berulang-ulang seperti itu.

CACING TAK BERMULUT DAN USUS

Paracatenula merupakan nama dari sejenis cacing pipih yang hidup di dasar laut. Sepintas tidak ada yang istimewa dari hal itu mengingat laut memang merupakan habitat dari banyak jenis hewan, termasuk juga cacing. Akan tetapi bukan itu yang menjadikan cacing ini menarik. Dalam waktu yang lama, Paracatenula membingungkan kalangan para ilmuwan lantaran cacing ini bisa terus hidup meski tidak mempunyai mulut, usus, lambung dan juga saluran pencernaan yang lainnya.

Cacing Paracatenula ( Sumber Gambar )

Hal itu tentu saja membuat banyak pertanyaan. Jika cacing ini tidak mempunyai saluran pencernaan, lantas bagaimana cara Paracatenula ini bisa bertahan hidup? Apakah cacing ini mempunyai cara khusus agar bisa tetap hidup meski tanpa memakan sesuatu? Dan jawabannya adalah cacing Paracatenula rupanya juga tetap membutuhkan makanan. Akan tetapi hewan lunak ini mendapatkan makanannya dengan cara yang berbeda.

Pada cacing Paracatenula, ada bakteri yang bernama Riegeria. Bakteri ini punya kehalian dalam memproduksi zat gizi dengan cara menyerap partikel-partikel pada air dan memprosesnya melalui reaksi kemosintesis.

Saat zat gizi yang dihasilkan oleh bakteri ini jumlahnya sangat banyak, kelebihan zat gizi itu bakal diserap oleh cacing. Dan dengan cara ini cacing Paracatenula pun bisa terus bertahan hidup dan tetap makan meski tidak mempunyai mulut. Ilmuwan memperkirakan jika simbiosis antara cacing Paracatenula dengan bakteri Riegeria ini sudah berlangsung kurang lebih selama 500 juta tahun lamanya.

Itu dia jenis-jenis cacing dengan kemampuan luar biasa yang mungkin belum kalian ketahui... paling mengerikan cacing yang mana sobs?

Tags