News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Christoper Crockerel, Penemu Kapal Bantalan Udara

Christoper Crockerel, Penemu Kapal Bantalan Udara

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜
Christoper Crockerel, Penemu Kapal Bantalan Udara
InMagelang.com, Sosok - Kapal bantalan udara atu yang lazim disebut sebagai hovercraft adalah jenis kendaraan yang bisa berjalan di atas bantalan udara (air cushion). Cara membuat bantalan udadara adalah dengan meniupkan udara ke dalam ruang bawah (plenum chamber) yang terdapat pada kapal ini.

Kapal ini bisa melayang karena tekanan udara yang ada di dalam plenur chamber lebih tinggi daripada tekanan udara luar. Mesin yang menggerakkan hovercraft berupa baling-baling dan motor penggerak yang berupa mesin ACV atau Air-Chusion Vehicle. Selain  itu, hovercraft juga dilengkapi dengan sejumlah kipas yang memiliki tenaga sangat besar dan berputar pada sebuah poros vertikel yang diarahkan ke bawah laut.

Dengan kelengkapan yang mumpuni untuk mendukung daya gerak itu, maka tidak mengherankan jika ka[al atau pesawat bantalan udara dapat mencapai 100 knot mil laut. Ketik dilakukan pengujian, hovercarft bahkan meuluncur kencang dengan kecepatan kurang lebih 185 km/jam hanya dengan menggunakan sebagaian dari kekuatan mesin ACV-nya.

Bantalan udara yang digunakan pada hovercraft terbuat dari karet yangbertekstur sangat kuat. Oleh karena itu, hovercraft mampu bergerak di berbagai kondisi medan. Selain dapat dijalankan di atas pantai, hovercraft juga bisa melaju di daratan dan di daerah yang dangkal, juga di rawa-rawa. Hovercraft sengat membantu untuk untuk berbagai kepentingan militer, dan biasanya menjadi salah satu kendaraan andalan angkatan laut.

Orang jenius yang menciptakan hovercraft adalah Christian Cockerel. Sang penemi ini di lahirkan pada 4 Juni 1910 di Cambrigde, Inggris, dengan nama lengkap Christopher Sydner Cockerell. Ia berasalah dari keluarga bangsawan, ayahnya Sir Sydney Cockerell, adalah seorang kurator andal di Museum Fitzwilliam. Cockerell mengenyam pendiidkan yang baik sejak kecil, hingga melenggang masuk ke Universitas Cambidge yang merupakan salah satu perguruan tinggi paling terkemuka di Britania dan Eropa.

Ketika Perang Dunia II meletus sejak tahun 1939, Cockerell turut berpartisipasi dengan menjadi teknisi radar untuk militer Inggris. Setelah perang besar itu berakhir pada 1945 untuk kemenangan pasukan Sekutu, dimna Inggris terhimpun di dalamnya, Cockerell mulai mengembangkan penelitiannya yang kelak menghasilkan penciptaan hovercraft.

Selama diperbantukan di kemiliteran, Cockerell sebenarnya sudah membayangkan cara menggunakan semburan udara ke bawah laut dengan kuat agar bisa me ngangkat motor boat ke atas air sehingga memungkinkannya untuk dapat bergerak.

Pada 1953, Cockerell akhirnya berhasil mewujudkan pemikirannya itu, yaitu berupa kapal berbantal udara atau hovercraft yang sangat berguna untuk keperluan pertahanan dan keamanan. Layanan hovercraft pertama di dunia dioperaskan di muara Sungao Dee yang terletak di antara Rhyl (North Wales) dan Wallasey (Merseyside) do Semenanjung Wirral, Inggris, pada 1962. Hovercraft ciptaan Cockerell dioperasikan selama 36 hari.

Kerajaan Inggris ternyata tertarik dengan penemuan Cockerell dan menganggap penemuan itu sebagai rahasia yang sangat penting. Atas restu, bantuan, dan dukungan pihak kerajaan, Cockerell kemudian merancang kapal bantalan udara dengan konsep yang lebih sempurna dan ukuran yang lebih besar. Penyempurnaan hovercraft tu akhirnya selesai dan resmi meluncur pada 1969.

Atas jerih payah dan pengabdiannya itu, Kerajaan Inggris kemudian berkenan menganugerahi Cockerell dengan gelar bangsawan di tahun yang sama. Dengan demikian, manusia brilian penemu hovercraft berhak menyandang nama Sir Chistopher Sydney Cockerell. Gelar “sir” juga pernah diperoleh ayah Cockerell. Sebelumnya, pada t1965, Cockerel telah menerima penghargaan bergengsi lainnya, yaitu Medali Howard N.Potts.

Memperoleh ganjanran berlimpah berupa pengharagaan dan seabrek keistimewaaan lainnya tidak lantas membuat Cockerell berhenti berkarya. Ia rupaya masih belum puas dengan hovercraft yang sebenarnya telah membuat bnyak orang terpukau tersebut.

Di waktu-waktu yang berikutnya, Cockerell pun bekerja keras lagi untuk mengembangkan hovercraft. Hingga akhrinya ia berhasil menciptakan hovercfrat  termutakhir yang diberi nama Raft Cockerell yang dilengkapi dengan perangkat hidrolik. Hebatnya lagi, Raft Cockerell sangat mungkin didayagunakan sebagai pembangkit tenaga listrik di masa sekarang. Pada 1 Juni 1999, Sir Christopher Sydney Cockerell meninggal dunia menjelang ulang tahunnya yang ke-89.

Tags