News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ini Dia Si Jenius Penemu Elektromagnet

Ini Dia Si Jenius Penemu Elektromagnet

👍 Biasakan membaca artikel sampai selesai yappp man teman 😍 🙈, dan biasakan membaca dulu baru berkomentar 😅. supaya tidak ada dusta di antara kita, xixixi 🙏 😜
Ini Dia Si Jenius Penemu Elektromagnet
Sosok, InMagelang.com - Andre-Marie Ampere adalah seorang ilmuwan multitalenta yang menjadi salah satu orang yang paling berjasa dalam sejarabf perkembangan listrik, terutama dalam di bidang listrik dinamis atau elektrodinamika.

Jasa Ampere yang paling membuat namanya menjadi sangat dikenal adalah peran sentralnya dalam menemukan dan mengembangkan elektromagnet . ampere menemukan fakta bahwa jika dua konduktor (oenghantar listrik yang baik) yang diletakkan berdampingan dan keduanya mengalirkan listrik searah mak akan saling tarik menarik, sebaliknya jika berlawanan awrah maka akan saling tolak-menolak.

Dilahirkan pada 20 Januari 1775 di Lyon, Prancis, bakat Ampere di bidang sains dan Matematika sudah terlihat dari kecil meskipun tidak pernah merasakan bangku sekolah formal. Ampere mempelajari sains dan Matematika atas inisiatif sendiri.

Berkat penguasaan bahasa Latin yang diajarkan oleh ayahnya, Ampere dengan relatif mudah dapat memahami buku-buku ilmu pengetahuan, termasuk buku ensiklopedia, dan berbagai literatur lainnya yag kebanyakan ditulis dalam bahasa Prancis dan bahasa bahasa Latin. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila Ampere sudah menguasai hampir seluruh ilmu dasar m atematika. Selain sains dan matematika, ia juga membaca berbagai naskah referensi tentang sejarah, sastra dan filsafat.

Andre-Marie Ampere ( Sumber Gambar )

Ampere pernah mengalami beberapa titik tragedi dalam perjalanan hidupnya. Salah satu yang paling membekas dalam ingatannya adalah kematian sang ayah yang cukup tragis. Ayah Ampere adalah seorang pengusaha kayu di Lyon. Meletusnya Revolusi Prancis yang merupakan puncak pertikaian antara pendukung kerajaan melawan kaum pro republik meninggalkan kesan yang menyedihkan bagi Ampere. Saat itu usianya baru 18 tahun ketia terjadi pertempuran saudara di Lyon. Sang ayah, yang bersedia mendukung kerajaan, tertangkap oleh kaum republik dan kemudian dihukum penggal sampai  tewas.

Selama beberapa tahun, Ampere sempat terpuruk karena peristiwa itu. Hingga kemudian, pada 1796, ketika umurnya menginjka21 tahun, Ampere bertemu dengan perempuan yang ternyata mampu mengenyahkan rasa duka dalam hatinya. Julie Carron, nama perempuan itu, pun akhirnya resmi menjadi pasangan hidupnya Ampere. Mereka menikah pada 1799 dan dikaruniai seorang anak yang diberi mana Jean-Jacques Ampere. Di kurun waktu yang sama, Ampere bekerja sebagai guru privat di Lyon untuk mata pelajaran Matematika, Kimisa, dan bahasa.

Rupanya, kejeniusanAmpere membuat beberapa pihak tertarik untuk bekerja sama dengannya. [ada 1801, Ampere memperoleh tawaran menajdi pengajar Fisikia dan Kimia disebuah perguruan tinggi di Bourg-en-Bresse. Ia pun menerima ajakan itu dan segera berangkat ke kota tujuan. Ampere terpaksa meninggalkan istri dan anaknya sementara waktu.

Baru dua tahun bekerja di Bourg-en-Bresse, terdengar jabar buruk. Istri Ampere meninggal dunia pada juli 1803 karena sakit. Ampere segera pulang ke Lyon dan kembali terpuruk menemui kenyataan itu. Meskipun demikian, pesona kejeniusan Ampere tidaklah padam. Universitas Lyon berkenan mengangkatnya sebagai guru bsar Matematika sejak tahun 1804. Namun, yang orang paling berpengaruh dan mampu membangkikan semangat Ampere adalah seorang seniman ulung bernama Lalande. Berkat sang pemusik itu, Ampere bengkit dari keterpurukan dan siap kembali mengarungi kerasnya hidup.

Andre-Marie Ampere ( Sumber Gambar )

Ampere kembali foku pada riset ilmiahnya. Saat itu ia sedang mempelajari seluk-beluk tentang arus listrik. Ampere sempat membuat alat untuk mengukur arus listrik dan mengembangkannya menjadi galvanometer. Dari kajian mengenai elektrodinamika atau pergerakan arus listrik inilah Ampere kemudian menemukan elektromagnet. Hebatnya, teori tentang elektromagnet yang berhasil ia cetuskankemudian dinamakan sebagai Hukum Ampere. Nama Ampere makin melegenda karena diabadikan untuk menyebut ukuran arus listrik.

Kecemerlangan Ampere memang patut memperoleh decak kagum. Tanpa mengantongi ijazah dari ekolah formal,nama Ampere mendapat tempat terendiri di dunia akademis Prancis, khusunya di bidang sains dan matematika. Selain pernah menjadi guru besar di Universitas Lyon, Ampere juga dianugerahi gelar profesor Matematika oleh Ecole Plytechnique pada 1809 dan Universite de France pada 1826.

Selain itu, ia juga sempat menjadi pengurus akademis sains di Lyon pada 1814 dan menulis buku tentang listrik dinamis, yaitu “Bunga Rampai Pengamatan Elektrodinamika” yang diterbitkan pada 1822 dan “Teori Fenomena Elektrodinamika” terbitan tahun 1826. Sepuluh tahun kemudian, tepatnya pada 10 Juni 1836, Ampere wafat dan dimakamkan di Marseille, Prancis.

Tags