Sering Pakai Mozilla!, Yuk Kepoin Siapa Sih Orang Jenius Perintis Mozilla (Firefox)

shares |

InMagelang.com, Apakah Kamu Tahu ? - Perang perangkat browsing pada kahir abad ke-20 yang melibatkan dua mesin penjelajah web terbesar kala itu, Netscape dan Microsoft Internet Explorer, terulang lagisejak tahun 2005. Dalam perang di dunia maya jilid kedua ini, dominasi Microsoft Internet Explorer mulai goyah dengan semakin meningkatnya daya saing perangkat penjelajah situs lainnya, sebut saja Mozilla, Opera, Sfari hingga Google Chrome. Nama pertama yang disebut, Mozilla, ternyata muncul sebagai rising star yang sangat potensial.

KEHADIRAN Mozilla mamberikan sinyal peringatan bahwa mereka siap mengambil alih dominasi di ranah digital. Sesumbar itu ternyata bukan pepesan kosong. Sebelum versi awalnya dirilis secara resmi pada 9 November 2004, Mozilla telah memikat banyak pihak, termasuk dari media. Forbes dan Wall Street Jornal membrikan apresiasi positif atas meluncurnya sia nak baru ini. Hanya dalam 12 hari pertama setelah dirilis, Mozillla sukses menyentak semesta maya, sebanyak 5 juta orang langusng mengunduh mesin penjelajah situs ini.

Pertarungan semakin seru, perlawanan sengit datang dari pemain kawakan Mocrosoft Internet Explorer, juga dari kompetitorlain semisal Opera dan Dafari dengan mengusung kelebihan masing-masing. Para awak Mozilla harus memutar otak untuk mempertahankan prestasi yang  telah mereka capai selama ini. Beruntung, nasib Mozilla tertolong berkat bergabungnya seorang bocah jenius, Blake Ross, nama nak muda brilian itu, datang membawa perangkat andalannya Firefox, demi melaksanakan misi untuk menyempurnakan Mozilla. Penggabungan dua perangkat inilah yang kemudian dikenal dengan nama Mozilla Firefox.

Perubahan lambang, yang semula berwujud burung apri (phoenix) menjadi rubah api yang sedang memeluk bumi, menegaskan keseriusan Mozilla Firefox dalam upaya menguasai dunia maya. Tidak perlu tempo lama, Mozilla Firefox langsung menjulang dan memantapkan diri sebagai mesin pencari yang paling banyak digunakan oleh para pengguna internet, bahkan hingga saat ini. Lantas, siapakah sebenarnya sosok Blake Ross yang berperan vital di balik kegemilangan Mozilla Firefox? Ia adalah salah satu anak muda paling mengegumkan di abad ke-21 . Sang wonderkid ini terbilang fenomenal karena ia menciptakan Firefox ketika usianya baru menginjak 19 tahun!

Nama lengkapnya adalah Blake Aaron Ross, bocah berbakat kelahiran Miami, Florida, AMERIKA Serikat, pada 12 Juni 1985. Keajaiban Ross sudah terlihat sejak belia. Pada umur 10 tahun, ia sudah piawai membuat website, dan 5 tahun kemudian Ross DIREKRUT OLEH Netscape, sebuah perusahaan web browser raksasa. Sejak tahun 2003, Ross menempuh kuliah di Universitas Stanfvord, namun 2 tahun kemudian ia memutuskan berhenti dan bergabung dengan Mozilla.

Riwayat pencptaan Firefox sendiri terjadi 20012, saat Ross maih bekerja untuk Netscape. Bersama seorang karib sekaligus mitra kerjanya. Dave Hyatt, Ross merancang fitur penjelajah intenet yang praktis, stabil dan cepat. Hasilnya, lahirlah Firefox yang pada akhirnya nanti berkolaborasi dengan Mozilla. Ross menuai banyak seabrek apresiasi berkat kegemilangannya bersama Mozilla Firefox. Pada 225, misalnya, Ross masuk nominasi untuk ajang penghargaan Renegade of The Year yang majalah Wired. Di tahun yang sama, profil Ross juga terpampang dalam hit list majalah legendaris, Rolling Stone.

Binar-binar cahaya Mozilla Firefox di bawah asuhan Ross kian benderang. Peluncuran Firefox versi 2,0 pada oktober 2005,menorehkan tinta emas tersendiri. Dalam waktu kurang dari 24 jam, Firefox 2.0 telah diundung oleh 2 juta orang! Alhasil, para peselancar samudra maya pun berbondong-bondong beralih ke Firefox karena mesin pencari yang satu ini dinilai mudah digunakan, serbaguna, bisa diperoleh gratis, serta dapat diakses dengan lebigh cepat dan lebih aman sebab dilengkapi dengan perisaiperlindungan yang lebih baik untuk menangkal serangan virus ataupun serbuan iklan yang sering kali membuat kesal.

Ross semakinmembuat Mozilla Firefox semakin melambung karena ia berhasil membuat fitur pencarian di dalam browser dengan menggunakan mesin pencari terbesar saat ini, Google. Selain lewat Google, Ross mengukuhkan kedigdayaan Mozilla Firefoz dengan membuat bookmark dan kolom pencarian di sejumlah perangkat web terkemuka lainnya, termasuk Yahoo, Amazon, Answer, Creative Commons, Ebay, dan Wikipedia.

Seiring denganmaraknya jejaring sosial di internet yang menjadi life style baru dalam berinteraksi dan digunakan oleh puluhan juta penduduk bumi, Ross menambahkan panel spesial yang mampu menghubungkan pengguna Firefox kepada situs jejaring sosial fafori semacam Facebook, Twitter, MySpace, dan seterusnya.

Setelah semua yang telah dilakukan Ross sejauh ini, patut ditunggu keajaiban apalagi yang akan diciptakannya. Usia yang masih sangat muda dan pesona dunia digital yang kianmenantang di masa-masa yang akan datang tentunya akan membuat Blake Ross kian terpacu untuk merealisasikan ide-ide baru yang berguna bagi dunia, baik maya maupun nyata.