Kamu Pasti Tahu Siapa Si Penemu Telepon? Apa Lupa, Yuk Di Kepoin!

shares |

InMagelang.com, Apakah Kamu Tahu ? - Bagi sejarah perkembangan telekomunikasi, dan untuk kehidupan manusia pada umumnya, penemuan telepon menjadi sebuah prestasi besar. Ditemukannya telepon telah berhasil memangkas jarak untuk berkomunikasi. Telepon ibarat tali penyambung yang menghubungkan interaksi antar individu kendati mereka dipisahkan oleh jarak geografis. Tidak hanya untuk wilayah lokal atau dalam kota, telepon juga bisa digunakan untuk berkomunikasi antarnegara, bahkan untuk menghubuni kerabatyang berada di luar benua sekalipun.

Sekali lagi bumi Britanisa melahirkan sosok jenius yang menyumbangkan manfaat bagi dunia. Alexander Graham Bell, tokoh yang diakui sebagai penemu telepon, adalah orang asli Britania, dilahirkan pada 1847 di Edinburgh, Skotlandia. Bell tidak banyak mendapat pendidikan dari sektor formal. Ia belajar sendiri di bawah bimbingan keluarganya yang memang menawarkan konsep home schooling dengan sangat baik. Ayah Bell adalah seorang pakar dalam bidang fisiologi vokal selain dikenal juga sebagai ahli pidato dan memberikan pengajaran untuk kaum tunarungu. Dari aktivitas sang ayah inilah Bell mulai mempelajari komunokasi.

Pada usi 24 tahun, Bell mencoba mengadu nasik ke Amerika Serikat. Tahun 1871, ia tiba di Boston,Massachusetts, dan mulai melakukan riset tentang alat komunikasi. Bell memimpikan bisa membuat perangkat komunikasi yang mampu memediasi perbincangan antarindividu yang terpisahkan oleh jarak. Mula-mula Bell mendasarkan awal risetnya pada telegraf yang menjadi sarana komunikasi andalan waktu itu. Telegraf adalah media komunikasi yang digunakan untuk mengirim dan menerima pesan melalui jaringan kabel.

Bell berhasil mengembangkan telegraf menjadi media komunikasi baru yang diberi nama “telegraf harmonis”. Penyempurnaan ini membuat telegraf bisa digunakan untuk mengirim dan menerima lebih dari satu pesan pada waktu yang bersamaan. Bell lantas berpkir, jika kabel bisa digunakan untuk mengirim dan menerima pesan, maka dengan perantara yang sama tentunya bisa juga digunakan untuk mengirim dan menerima suara.

Setelah melakukan serangkaian uji coba dengan bantuan mitranya yang bernama Thomas A. Watson, penelitian Bell membuahkan hasil pada 1875. Ia berhasil menciptakan alat mediasi yang mampu mengantarkan suara manusia dengan menggunakan kabel sebagai media hantarnya. Inilah cikal bakal pesawat telepon yang kemusian memperoleh hak paten pada 7 Maret 1876. Merasa penemuannya bisa berguna bagi orang banyak, Bell lalu mengenalkan telepon buatannya di sejumlah ajang pameran. Hasilya, penemuan Bell menarik perhatian publik yang sangat terkesan dengan barang baru di dunia komunikasi pada masa itu.

Dalam waktu yang tidak lama, nama Bell terkenal dan meraih sejumlah penghargaan atas karya menumentalnya itu. Pada juli 1877, Bell mendirikan perusahaan sendiri sebagai produsen dan untuk memasarkan teleponnya. Publik segera merespon produk mutakhir itu dan Bell pun menjelma menjadi salah satu orang yang paling sukses di Amerika Serikat pada tempo itu. Secara materi, Bell memperoleh hasil yang terbilang besar dari penjualan pesawat teleponnya. Dengan segera, Bell menjadi orang yang kaya raya berkat penemuannya.

Tidak hanya telepon saja yang menjadi penemuan Bell. Ia juga berhasil menciptakan sejumlah perangkat lainnya yang tidak kalah bermanfaat bagi kehidupan manusia. Salah satunya adalah penemuan fotopon (photophone), perangkat yang digunakan untuk menerjemahkan pesan suara melalui perantara cagaya, berbeda dengan telepon yang menggunakan kabel. Penemuan fotopon ini terbilang cangging pada masa itu. Bahan pembuat fotopon adalah kristal selenium dan dalam penggunaannya memanfaatkan cermin sebagai media penghantar cahaya.

Pada 1881, Bell dengan dibantu Charles Sumner Tainter selaku mitra kerjanya melakukan uji coba untuk fotopon. Hasilnya fotopon ciptaannya berhasil mengirim pesan sejauh 200 yard. Kelak penemuan fotopon oelh Bell ini akan menjadi penghubung di temukannya penemuan laser dan serat optik.

Sebenarnya masih banyak penemuan yang dihasilkan oleh Bell. Tercatt, Bell telah mengumpulkan sebanyak 30 paten penemuaanya dengan 18 paten atas namanya sendiri, sedangkan sisanya dikerjakan secara bersama. Pada 1882, Bell memutuskan untuk pindak kewarganegaraan menjadi warga Amerika Serikat. Empat puluh tahun kemudian, yaitu 1922, Alexander Graham Bell meninggal dunia.