News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sang Perintis Ekonomi Modern, Adam Smith

Sang Perintis Ekonomi Modern, Adam Smith

InMagelang.com, Sosok - Rakyat Britania Raya patut berbangga hati karena memiliki begitu banyak tokoh jenius yang lahir di tanah mereka. Salah satu sosok kebanggan Britania paling terkenal adalah Adam Smith yang sudah mendunia sebagai begawan ekonomi modern. Dalam sejarah panjang ekonomi di peradaban manusia, Adam Smith sudah menasbihkan dirinya sebagai salah satu pelopor utama sistem ekonomi liberal yang dianut oleh sebagian besar poros dunia sejak abad ke-18 Masehi hingga sampai saat ini.

Bapak Ekonomi Modern yang memiliki nama panjang John Adam Smith ini adalah putra asli Britania. Ia dilahirkan di Kirkcaldy, Skotlandia, pada 5 Juni 1723. Sejak kecil, bakat brilian Adam Smith memang sudah terlihat. Di usia 13 tahun, Adam Smith sudah diterima di Universitas Glasgow di mana ia belajar di bawah bimbingan filsuf kenamaan, Francis Hutcheson (1694-1746), yang oleh Adam Smith disebut sebagai "orang yang tidak boleh dilupakan".

Dari Hutcheson, Adam Smith memperoleh pengetahuan tentang filosofi moral. Jati dirinya pun mulai terbentuk di mana Smith muda sangat menjunjung tinggi akal sehat dan kebebasan berpendapat.

Memasuki usia 17 tahun, tepatnya pada 1740, Adam Smith memperoleh Snell Exhibition, yakni beasiswa dari Universitas Glasgow yang diberikan kepada mahasiswa terpilih untuk melanjutkan studi ke Balillol College di Oxford. Adam Smith lulus dari salah satu perguruan tinggi terkemuka di Eropa itu pada 1746. Dua tahun kemudian, Adam Smith mengabadikan diri sebagai pengajar kuliah umum di Universitas Edinburgh.

Semasa berkiprah di perguruan tinggi yang terletak di ibu kota Skotlandia itu, Adam Smith masih belum puas menambah wawasannya. Kali ini ia berguru kepada Lord Kames (1696-1782), seorang ahli hukum, filsuf, pakar pertanian, sekaligus seorang penulis yang sangat berpengaruh di tanah Britania kala itu.

Pada 1750, Adam Smith bertemu dengan David Hume (1711-1776), seorang filsuf Skotlandia yang juga tidak kalah legendaris dan menjadi sosok penting dalam dunia filsafat Barat. Ternyata, Adam Smith mendapati banyak kecocokan dengan pemikiran Hume dalam banyak bidang, termasuk sejarah, politik, filosofi, agama, dan tentu saja ekonomi. Persahabatan erat yang kemudian terjalin antara kedua tokoh ini pada waktunya nanti akan memainkan peran sentral dalam fase penting yang dikenal sebagai Masa Pencerahan Skotlandia.

Pemikiran Adam Smith dapat dipelajari dari seabrek buku hasil ciptanya. pada 1759, isi pemikirannya tentang moral meluncur melalui buku berjudul The Theory of Moral Sentiments. Lewat karya yang menjadi titik lonjakan awal kariernya ini, Adam Smith menjelaskan bagaimana komunikasi manusia bergantung pada rasa simpati yang terjalin antara dua pihak yang berinteraksi itu. Selain The Theory of Moral, ruang-ruang pikiran Adam Smith terpancar luas melalui karya-karyanya yang berikutnya.

Pada 9 Maret 1776, Adam Smith meluncurkan buku yang berisi pemikirannya yang paling terkenal. Kitab ekonomi yang kondang dengan nama The Wealth of Nations itu menjabarkan tentang apa yang menjadi sumber kekayaan bangsa-bangsa. Adam Smith meruntuhkan paradigma orang pada masa itu yang memandang bahwa emas dan logam mulia adalah sumber kekayaan yang paling tinggi.

Menurut Adam Smith, kekayaan suatu bangsa justru ditentukan oleh jumlah seluruh nilai produksi barang dan jasa yang dapat diperjualbelikan. Dengan kata lain, kata Adam Smith, negara yang mempunyai sedikit emas tetapi sangat produktif adalah negara yang lebih kaya dalam jangka panjang daripada negara yang kaya emas namun tidak produktif.

Melalui The Wealth of Nations, Adam Smith juga memberikan gambaran yang jelas mengenai politik ekonomi yang terjadi pada masa permulaan Revolusi Industri, yakni fase perubahan teknologi, sosial, ekonomi dan budaya yang terjadi di Eropa pada akhir abad ke-18 hingga awal abad ke-19.

Revolusi Industri memang memacu perubahan yang cukup radikal dalam kehidupan masyarakat Eropa waktu itu, salah satunya adalah peralihan perekonomian dari yang semula dilakukan oleh manusia secara manual menjadi kehidupan industri yang menggunakan mesin sebagai alat produksinya.

Peluncuran The Health of Nations tampaknya begitu tepat waktu, senapas dengan zamannya, karena teori yang dituliskan di dalamnya langsung dapat dipraktikkan seiring dengan berlangsungnya masa Revolusi Industri. Selain itu, buku ini merupakan kitab teori ekonomi modern pertama yang memperoleh puja-puji apresiasi di seantero Britania Raya.

Berkat pemikirannya yang menjadi pijakan awal sistem ekonomi liberal inilah Adam Smith pun didapuk sebagai Bapak Ekonomi Modern. Adam Smith wafat di ibu kota Skotlandia, Edinburgh, pada 17 Juli 1790 dalam umur 67 tahun.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment