News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Tidak Pakai Styrofoam, Berarti Kamu Peduli Lingkungan, Cek Faktanya!

Tidak Pakai Styrofoam, Berarti Kamu Peduli Lingkungan, Cek Faktanya!

Fakta Styrofoam
InMagelang.com - Siapa saja sudah tentu kenal dengan Styrofoam dan tentu kamu pernah mempergunakannya setidaknya satu kali dalam satu bulan. Kala kamu membeli makanan di luar, biasanya penjual makanan mengemas makanan mereka pada styrofoam.

Styrofoam biasanya merupakan andalan untuk wadah sekali pakai yang dipergunakan untuk aneka macam makanan, seperti mi instan, daging mentah atau juga ramesan.

Styrofoam memang merupakan isulator panas yang paling baik, membuatnya menjadi mudah untuk dibawa dan bisa dimanfaatkan sebagai wadah untuk menjaga suhu makanan sebagaimana saat diisi ke dalamnya. Wadah ini terbuat dari polistirena atau polimer stirena yang terbuat dari minyak bumi dan kemudian diproduksi dengan memasukkan polistirena ke sebuah cetakan. Styrofoam sebenarnya merupakan penyebutan yang kurang tepat, karena itu adalah sebuah merek dari The Dow Chemical Company.

Sampai saat ini banyak mitos yang menyebutkan tentang Styrofoam ini. Sebagian menyebut bahwa Styrofoam adalah pemicu kanker, sebagian lagi ada yang menyebutkan bahwa styrofoam berbahaya untuk organ penglihatan.

Lantaran dianggap sangat sulit untuk di urai, styrofoam tentunya bisa terdampak buruk untuk lingkungan. Penggunaan yang berlebih bisa dibuktikan dengan bagaimana selokan-selokan yang kerap kita jumpai di sekitarmu tersumbat lantaran begitu banyak wadah putih ini "Terjebak" di sana.

Dan apakah kamu masih menganggap bahwa anggapan-anggapan miring mengenai styrofoam itu hanyalah sebuah mitos belaka?

Yuk cek dulu faktanya berikut ini sobat InMa biar kamu lebih tahu :

Fakta Styrofoam

STYROFOAM TIDAK BISA DI URAI

Akhmad Zainal Abidin selalu Kepala Laboratorium Teknologi Polimer dan Membran ITB menyebutkan jika kenyataannya styrofoam berhasil mendominasi sampah di sungai. Dan Styrofoam juga punya dampak yang tidak baik untuk lingkungan lantaran tidak bisa diurai.

Styrofoam memang tak bisa diurai secara alami, akan tetapi bisa diurai dengan bantuan teknologi seiring perkembangan zaman. Bisa hanya mengandalkan alam, butuh waktu 1.000 tahun untuk menanti styrofoam terdegradasi. Kriteria ramah lingkungan tidak lagi dinilai dari bisa atau tidaknya sebuah sampah terurai, akan tetapi bisa atau tidaknya sampah itu didaur ulang.

STYROFOAM PENYEBAB KANKER

Kandungan stirena yang ada pada styrofoam punya zat karsinogenik yang bisa memicu tumbuhnya penyakit yang paling ditakuti itu. Akan tetapi Styrofoam yang ada di pasaran saat ini bisa dipastikan sudah tidak lagi mempunyai kandungan karsinogenik dan tidak menimbulkan kanker.

Dirasa asupan zat stirena yang masuk dari styrofoam pada tubuh ada sebanyak 0,46 sampai dengan 12 mg per orang setiap hari. Akan tetapi semuanya kembali lagi pada skala pemakaiannya. Selama tidak begitu sering dan tidak bergantung pada wadah berwarna putih ini, maka semuanya akan tetap aman-aman saja.

Memang Styrofoam bisa didaur ulang akan tetapi sepertinya jika tidak ada bank sampah yang menampung dan banyak berkeliaran begitu saja wadah-wadah styrofoam itu tentu saja juga akan menjadi bahaya untuk lingkungan sekitar.

Maka dari itu jika kalian habis makan dengan menggunakan wadah styrofoam alangkah lebih indahnya jika kemudian membuang wadah berwarna putih itu ke sampah agar petugas kebersihan nanti bisa mendaur ulang styrofoam tersebut menjadi hal-hal yang lebih bermanfaat.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.